BANDUNG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan jajaran Polres Kuningan. Tim Identifikasi Satreskrim Polres Kuningan berhasil meraih Juara III dalam Lomba Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tingkat Polda Jawa Barat Tahun 2026.

Kompetisi yang mempertemukan tim identifikasi terbaik dari seluruh Polres di wilayah hukum Polda Jawa Barat itu berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juni 2026. Ajang tersebut menjadi wadah untuk menguji kemampuan teknis sekaligus profesionalisme personel identifikasi dalam menangani tempat kejadian perkara sesuai standar kepolisian.

Tim Identifikasi Polres Kuningan berada di bawah pembinaan Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis, SH., C.PHR. Sementara di lapangan, tim dipimpin oleh Kanit Identifikasi Satreskrim Polres Kuningan IPTU Wiyogi, S.E. bersama empat personel lainnya, yakni AIPTU Nana Kusmana, S.Kom., AIPTU Rudi Hendriana, S.E., BRIGPOL Andung Bagus Wahyudi, S.E., dan BRIPTU Fajar Sugeng Riyadi.

Selama perlombaan, setiap tim dihadapkan pada simulasi olah TKP dengan berbagai aspek penilaian. Mulai dari pengamanan lokasi kejadian, teknik pencarian dan pengumpulan barang bukti, dokumentasi secara sistematis, hingga ketepatan dalam menyusun laporan hasil olah TKP. Seluruh tahapan dinilai secara menyeluruh untuk mengukur ketelitian, kecepatan, dan kemampuan analisis personel di lapangan.

Kapolres Kuningan AKBP M Ali Akbar, S.IK., M.Si menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih peringkat ketiga menjadi bukti bahwa personel Identifikasi Polres Kuningan memiliki kemampuan yang kompetitif dan siap menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional.

“Prestasi ini adalah bukti konkret bahwa personel Identifikasi Polres Kuningan memiliki kompetensi yang mumpuni. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam pengungkapan perkara demi tegaknya hukum bagi masyarakat,” ujar Kapolres Kuningan, Minggu (5/7/2026).

Prestasi ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Polres Kuningan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, integritas, dan dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung proses penegakan hukum yang presisi.***