Polri: Kasus Robot Trading Fahrenheit Siap Disidangkan

Ahmad Ramadhan
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan (tengah). (Foto: Narsum.id/Polri)

“Rencananya hari Jumat tanggal 15 Juli 2022 akan dilaksanakan tahap 2 atau penyerahan tersangka dan barang bukti ke jaksa penuntut umum.”

Narsum.id – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyatakan, berkas perkara lima tersangka kasus robot trading Fahrenheit telah lengkap sehingga para tersangka tersebut siap disidangkan.

“Berkas perkara lima tersangka kasus Fahrenheit atas nama HS, D, DBJ, ILJ, dan MF telah dinyatakan lengkap P21 oleh jaksa penuntut umum,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dikutip Kamis, (14/07/2022).

Baca Juga :   UE Makin Ketar-Ketir Akibat Komentar Putin Soal Pasokan Gas

Ahmad Ramadhan mengungkapkan, selanjutnya Polri akan melakukan pelimpahan berkas perkara tersangka serta barang bukti atau tahap dua pada Jumat (15/07/2022) besok.

“Rencananya hari Jumat tanggal 15 Juli 2022 akan dilaksanakan tahap 2 atau penyerahan tersangka dan barang bukti ke jaksa penuntut umum,” ungkapnya.

Polisi, sebelumnya telah menetapkan 10 tersangka di kasus robot trading Fahrenheit. Sebanyak lima tersangka sudah ditahan, sedangkan lima orang lainnya diduga kabur ke luar negeri (LN).

Baca Juga :   Nikita Mirzani Ditangkap Polisi di Mal Kawasan Senayan

“Total tersangka dalam kasus ini ada 10 orang. Kelimanya terindikasi berada di luar negeri,” sebut Kabag Penum Divisi Humas Polri yang saat itu dijabat oleh Kombes Gatot Repli Handoko, Jumat (22/04/2022).

Bareskrim pun melakukan pencekalan terhadap para tersangka, sebagai upaya untuk melengkapi proses administrasi pengajuan red notice. “Terkait cekal sudah kita lakukan pencekalan (ke Ditjen Imigrasi) perkembangan terakhir,” tandas Gatot.

Kini Polri telah mengajukan red notice terhadap lima tersangka yakni HA, FM, WR, BY, dan HD yang diperkirakan berada di luar negeri. []

Baca Juga :   Ingin Lihat Komodo? Presiden Sarankan ke Pulau Rinca, Harganya Sama