Kisruh Penyelenggaraan Haji Furoda, Begini Tanggapan Polri

Haji
Ilustrasi ibadah Haji. (Foto:Narsum.id/Pixabay/Konevi)

“Kalau memang ada informasi yang harus kita tindaklanjuti ya kita akan kejar bola. Jadi, kita tidak menunggu ada sesuatu.”

Narsum.id | Jakarta – Polri sepertinya bakal mengusut kasus calon jemaah haji furoda yang gagal berangkat ke Arab Saudi. Haji furoda, menjadi sorotan usai jemaah asal Indonesia dideportasi pemerintah Arab Saudi karena tidak menggunakan visa resmi.

“Tentu kewajiban Polri adalah menindaklanjutinya,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dikutip Senin, (11/07/2022).

Baca Juga :   Sri Lanka Resmi Memilih Ranil Wickremesinghe Sebagai Presiden

Ramadhan menjelaskan, meski polri belum menerima laporan dari masyarakat terkait calon jemaah haji furoda yang gagal berangkat. Namun, aparat tetap jemput bola menelusuri kisruh ini.

“Kalau memang ada informasi yang harus kita tindaklanjuti ya kita akan kejar bola. Jadi, kita tidak menunggu ada sesuatu,” tandas Jenderal Bintang Satu itu.

Ahmad Ramadhan
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. (Foto: Narsum.id/Humas Polri)
Baca Juga :   Nikita Mirzani Ditangkap Polisi di Mal Kawasan Senayan

Sebelumnya, sebanyak 46 calon jemaah haji furoda asal Indonesia dideportasi oleh Pemerintah Arab Saudi lantaran tak memiliki visa resmi. Jemaah haji itu, diduga diberangkatkan oleh PT Alfatih Indonesia Travel. Haji furoda sendiri, adalah haji mujamalah yang kuotanya didapatkan dari pemerintah Arab Saudi langsung. Tetapi, kuotanya sangat terbatas.

“Kuota haji ini hanya sebesar 5% dari total kuota yang ada,” ucap Sekretaris Jenderal Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Indonesia (Amphuri) Mohamad Farid Aljawi. []

Baca Juga :   BNN Ungkap Pabrik Sabu di Perumahan Elite Sukajadi Batam