Laba SK Innovation Q1 Tumbuh Hingga 182%

Ilustrasi penyulingan minyak. (Foto: Narsum.id/Pixabay)
Ilustrasi penyulingan minyak. (Foto: Narsum.id/Pixabay)

Jakarta | Perusahaan asal Korea Selatan (Korsel), SK Innovation Co. Ltd. pada tiga bulan pertama tahun ini meraih laba operasional sebesar 1,6 triliun won atau setara USD 1,26 miliar. Angka itu tumbuh hingga 182% dari tahun sebelumnya yang senilai 584 miliar won.

Sedangkan pendapatan tumbuh 73% menjadi 16,3 triliun won, di bawah proyeksi analis yang rata-rata 16,8 triliun won.

Pemilik kilang utama SK Energy ini memiliki total kapasitas penyulingan hingga 1,115 juta barel per hari di pabriknya yang berlokasi di Ulsan dan Incheon. Perusahaan ini mengoperasikan fasilitasnya dengan kapasitas rata-rata 77% pada kuartal tersebut, naik dari 63% tahun sebelumnya.

Melansir Reuters, Jumat (29/04/2022), SK Innovation mengatakan, margin penyulingan diprediksi tetap moderat pada kuartal kedua, seiring dengan adanya masalah pasokan dan rendahnya persediaan akibat perang Rusia-Ukraina.

Baca Juga :   TNSC: Ekspor Thailand Tak Akan Terdampak Aturan Baru Bank Sentral Myanmar

Di sisi lain, kompetitor utamanya yaitu S-Oil Corp, yang pemegang saham utamanya adalah Saudi Aramco, mengatakan bahwa margin penyulingan regional Asia diproyeksi tetap kuat pada kuartal kedua.

Hal itu salah satunya didukung oleh permintaan musiman dan pelonggaran pembatasan pandemi, di tengah ketatnya pasokan global yang berkelanjutan.[]