Pemilik Tesla Elon Musk Akuisisi 9,2% Saham Twitter

Ilustrasi Elon Musk. (Foto: Narsum.id/Pixabay/IJRO)
Ilustrasi Elon Musk. (Foto: Narsum.id/Pixabay/IJRO)

Jakarta | Pemilik Tesla dan SpaceX, Elon Musk melalui Elon Musk Revocable Trust mengakusisi 9,2% saham Twitter senilai USD 2,89 miliar atau setara Rp 41,5 triliun.

Pembelian ini berpotensi menjadikan Musk sebagai stakeholder terbesar di situs micro-blogging itu. Mengutip BBC, kepemilikan saham Musk bahkan lebih dari empat kali kepemilikan pendiri Twitter Jack Dorsey yang hanya 2,25%.

Kabar tersebut langsung membuat harga saham Twitter melonjak 25% dalam perdagangan pre-market dan ditutup melesat 27% pada hari perdagangan Senin (04/04/2022) waktu setempat.

Musk selama ini diketahui memang sangat aktif sebagai pengguna Twitter. Ia memiliki lebih dari 80 juta pengikut di Twitter.

Baca Juga :   Mensos Risma Serahkan Bantuan di Waropen Papua

Sekitar dua minggu sebelum akuisisi ini, Elon Musk sempat mengkritik Twitter lewat cuitannya. Pemilik SpaceX ini melakukan polling di Twitter yang menanyakan ke pengguna apakah mereka percaya Twitter mematuhi prinsip kebebasan berbicara atau tidak.

Ternyata ada 70% pengguna yang menilai Twitter tidak mematuhi prinsip-prinsip kebebasan berbicara. Dan menurut Musk, hal itu merusak demokrasi.

“Kegagalan untuk mematuhi prinsip-prinsip kebebasan berbicara secara fundamental merusak demokrasi,” kata Musk dalam cuitannya.

Bahkan, ia mengunggah cuitan lanjutan yang menawarkan adanya platform media sosial alternatif. “Apakah platform media sosial baru dibutuhkan?” ujarnya.[]