Powell: The Fed Siap Menaikkan Suku Bunga Lebih Tinggi

Ilustrasi logo Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed). (Foto: Narsum.id/Shutterstock)
Ilustrasi logo Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed). (Foto: Narsum.id/Shutterstock)

Jakarta | Gubernur Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mengatakan bank sentral siap menaikkan suku bunga lebih tinggi untuk secara sengaja memperlambat ekonomi, jika memang hal itu diperlukan untuk menurunkan inflasi.

“Jika menurut kami pantas untuk menaikkan (setengah poin) pada sebuah pertemuan atau beberapa pertemuan, kami akan melakukannya,” kata Powell seperti dikutip dari The Wall Street Journal.

Pernyataan Powell memberikan nada yang lebih keras dari beberapa hari sebelumnya dalam konferensi pers setelah The Fed memilih menaikkan suku bunga acuannya sebesar seperempat poin, dan Powell mengisyaratkan bias yang lebih kuat terhadap kenaikan suku bunga sampai bank sentral melihat bukti yang jelas bahwa inflasi jatuh ke target 2%.

Pekan lalu, The Fed menaikkan suku bunga dari mendekati nol ke kisaran antara 0,25% dan 0,5%, dan para pejabat memperkirakan serangkaian kenaikan tambahan untuk menjadi sedikit di bawah 2% pada akhir tahun ini dan menjadi sekitar 2,75% tahun depan.

Baca Juga :   TNSC: Ekspor Thailand Tak Akan Terdampak Aturan Baru Bank Sentral Myanmar

Powell berulang kali menekankan ketidakpastian yang dihadapi pejabat The Fed saat mereka menavigasi dampak pandemi dan perang Rusia-Ukraina baru-baru ini. Ia pun mengatakan mereka siap mengubah kebijakan ke arah yang lebih mengganggu.

“Jika kami memutuskan bahwa kami perlu melakukan pengetatan di luar tindakan netral dan ke dalam sikap yang lebih membatasi, kami akan melakukannya juga,” tegas Powell.[]