Amazon Ingin Stock Split, Ikuti Jejak Alphabet dan Apple

Ilustrasi aplikasi Amazon. (Foto: Narsum.id/Unsplash)
Ilustrasi aplikasi Amazon. (Foto: Narsum.id/Unsplash)

Narsum.id – Perusahaan e-commerce Amazon.com Inc berencana melakukan stock split dan meningkatkan saham beredarnya dengan rasio 20 banding 1. Langkah ini adalah yang pertama kalinya dilakukan Amazon dalam lebih dari dua dekade terakhir.

Saham Amazon ditutup pada level USD 2.785,58 pada Rabu (09/03/2022) waktu setempat, naik lebih dari 4.000% sejak pemecahan saham terakhirnya pada September 1999.

Dengan demikian, Amazon mengikuti jejak raksasa teknologi lainnya seperti Alphabet dan Apple yang sudah lebih dulu melakukan stock split, untuk membuat saham mereka lebih menarik bagi investor ritel.

Alphabet dan Amazon merupakan dua perusahaan terakhir dari lima perusahaan teknologi terbesar di Amerika Serikat (AS) berdasarkan pendapatan, yang memiliki harga saham empat digit.

Baca Juga :   Ingin Lihat Komodo? Presiden Sarankan ke Pulau Rinca, Harganya Sama

Melansir Bloomberg, analis DA Davidson & Co. Tom Forte mengatakan bahwa pemecahan saham adalah semacam strategi lama untuk menurunkan harga saham untuk merangsang minat di antara investor ritel.

Harga saham Amazon memang sudah melonjak signifikan selama bertahun-tahun, sehingga topik stock split terkadang muncul dalam rapat pemegang saham. Meski begitu, aksi stock split Amazon ini masih membutuhkan persetujuan pemegang saham, dan jika diizinkan, akan berlaku pada Juni mendatang. []